Ada kabar baik untuk pelanggan dan calon pelanggan GISNET: jaringan GISNET kini sudah full IPv6. Artinya, koneksi Anda sudah memakai protokol internet generasi baru yang juga dipakai layanan besar seperti Google, YouTube, Facebook, Instagram, dan Netflix.
Apa itu IPv6, dan kenapa ini penting? Berikut penjelasan singkatnya tanpa istilah yang rumit.
Apa Itu IPv6?
Setiap perangkat yang tersambung ke internet memerlukan alamat IP, mirip alamat rumah agar data tahu ke mana harus dikirim. Selama puluhan tahun, internet memakai IPv4, yang jumlah alamatnya terbatas (sekitar 4,3 miliar) dan stok alamat barunya sudah habis di seluruh dunia, termasuk di kawasan Asia Pasifik.
IPv6 adalah penggantinya. Jumlah alamatnya hampir tak terbatas (sekitar 3,4 × 1038), sehingga setiap perangkat bisa mendapatkan alamat sendiri.
Bedanya IPv4 dan IPv6
| Aspek | IPv4 | IPv6 |
|---|---|---|
| Jumlah alamat | Sekitar 4,3 miliar, sudah habis | Hampir tak terbatas |
| Contoh alamat | 192.0.2.10 | 2401:f60:92::10 |
| Berbagi alamat | Di banyak ISP, satu alamat dipakai bersama banyak pelanggan (NAT) | Setiap perangkat bisa punya alamat publik sendiri |
| Kesiapan masa depan | Teknologi lama | Standar internet ke depan |
Apa Untungnya untuk Pelanggan?
1. Koneksi lebih langsung
Di IPv4, banyak pelanggan biasanya berbagi satu alamat publik lewat NAT. Dengan IPv6, perangkat Anda bisa terhubung lebih langsung ke layanan yang sudah mendukung IPv6, tanpa lapisan "berbagi alamat" tambahan.
2. Lebih mudah untuk CCTV online dan akses jarak jauh
Perangkat yang perlu diakses dari luar rumah atau kantor, seperti CCTV, NVR, atau server kecil, lebih mudah dijangkau ketika memiliki alamat sendiri, selama perangkat CCTV/NVR dan jaringan yang dipakai untuk mengakses (misalnya data seluler) juga mendukung IPv6. Untuk pengaturan akses dari luar, tim support siap membantu. Ini sangat membantu pemilik usaha yang memantau tokonya dari HP. Baca juga panduan internet untuk CCTV online.
3. Siap untuk perangkat pintar yang makin banyak
HP, laptop, smart TV, CCTV, hingga perangkat rumah pintar: jumlah perangkat di setiap rumah terus bertambah. IPv6 dirancang untuk menampung semuanya.
4. Investasi jangka panjang
Alamat IPv4 sudah habis, sehingga perkembangan internet ke depan berjalan di atas IPv6. Dengan GISNET, koneksi Anda sudah siap sejak sekarang, tanpa perlu ganti layanan nanti.
Apakah Saya Perlu Mengatur Sesuatu?
Tidak perlu. IPv6 aktif otomatis di jaringan GISNET. Router yang dipasang tim kami sudah mendukung IPv6 (jika Anda memakai router sendiri, pastikan IPv6 diaktifkan), dan HP serta laptop modern juga sudah mendukungnya. Layanan yang belum mendukung IPv6 tetap bisa diakses seperti biasa lewat IPv4, karena keduanya berjalan berdampingan (dual-stack).
Ingin bukti? Saat membuka gis.net.id dari jaringan GISNET, lihat badge alamat IP di bagian atas situs. Jika perangkat Anda sudah memakai IPv6, alamatnya akan tampil di sana.
Komitmen GISNET pada Teknologi Jaringan
Kesiapan IPv6 bukan hal baru bagi kami. Tim GISNET telah mengikuti pelatihan IPv6 Advanced dari IDNIC–APJII dan meraih sertifikasi Hurricane Electric IPv6 Sage. GISNET juga terdaftar sebagai anggota APJII. Detailnya bisa dilihat di halaman Legalitas.
Nikmati Internet Fiber Full IPv6
Semua paket GISNET sudah full IPv6, unlimited tanpa FUP, upload sama cepat dengan download, harga flat, dan perangkat dipinjamkan. Paket rumahan mulai Rp165.000/bulan.
Lihat pilihan paket, cek area jangkauan (Sidayu, Bungah, dan Ujung Pangkah), atau hubungi marketing kami melalui WhatsApp 0857-0629-9235.